KWH (Meteran Listrik) Tidak Jalan PLN Pasca Bayar

Saya belum lama ini pindah rumah kontrakan, mencari rumah yang lebih dekat dari kantor suami. Di perjanjian kontrak kami bisa menempati rumah baru ini tanggal 20 Juli 2021, namun kami baru pindah di tanggal 24 Juli. Di tanggal 29 ada petugas PLN yang biasa mencatat Nomer meteran listrik.

Pada saat pencatatan, pintu rumah di ketuk, agak bingung juga sih kenapa cuma nyatat meteran aja sampe ngetuk pintu rumah?


"Meterannya sudah berapa lama Bu dipasang?" Tanya Pak petugas.

"waduh, ga tau saya Pak, kami cuma ngontrak disini"

"Sudah berapa lama tinggal disini?" Tanyanya lagi.

"baru 4 hari Pak, kenapa ya?"

"Ohh, Gitu ya, ini meterannya ngga jalan sih, tapi mungkin karna baru pindah dan belum banyak pemakaian ya?" Kemudian Bapaknya pergi melanjutkan tugasnya.

Saat pergi, saya melihat meteran rumah, angkanya masih di warna merah 03. Saya sudah mulai curiga, tapi masih saya abaikan. Karena perumahan ini juga baru, dan sebelumnya benar-benar belum pernah ditinggali siapapun.

saya melihat meteran rumah, angkanya masih di warna merah 03.


Tujuh hari setelah itu, saya baru ingat untuk cek meteran. Daaaan ternyata angkanya masih sama.
Panik gak? Panik lah!
Saat itu juga kami mengadukan hal tersebut kepada pemilik rumah. Karena saat itu hari Minggu, pemilik rumah baru bisa menelepon PLN keesokan harinya.

Saat dihubungi, PLN menjawab nanti akan di cek oleh petugas. Seminggu berlalu tak juga kunjung datang. Minggu ke-2 Si empunya rumah menelepon PLN kembali, dan jawabanya masih sama, sampai 3x telepon dan petugas PLN belum ada yang datang.

Tibalah di tanggal 29 Agustus, dimana petugas datang lagi untuk mencatat. Kemudian menanyakan banyak hal, karena saya lupa ini petugas yang sama atau bukan dengan bulan lalu, maka saya menjawab semua pertanyaan si Bapak.

Di tanggal 4 tagihan listrik sudah keluar, dan sempat terkejut, karena dengan daya yang sama di kontrakan lama, tapi tagihannya jauh lebih besar. Pemilik rumah juga menghubungi saya kalau tagihan listrik sudah keluar, beliau menanyakan perihal petugas PLN apakah sudah datang mengecek KWH-nya? Tentu saja belum, jawab saya.

Akhirnya di hari Seninnya lagi, pemilik rumah menelpon PLN dan mulai marah-marah. Sejam berikutnya barulah ada petugas PLN yang mengecek KWH rumah.

Akhirnya di hari Seninnya lagi, pemilik rumah menelpon PLN dan mulai marah-marah. Sejam berikutnya barulah ada petugas PLN yang mengecek KWH rumah.

Petugas PLN menyampaikan bahwa KWH tersebut rusak..

"Ini bukan barang reject ya Bu, tapi kemungkinan rusaknya pada saat pemasangan"

"Kemudian, untuk tagihan listriknya yang banyak, kemungkinan pakai batas limit, karena KWH nya kan rusak, kalau misal sebelumnya sudah ditempati, kami akan menggunakan rata-rata pemakaian bulan sebelumnya. Tapi, karena rumah ini baru di tempati, dan KWH nya rusak dari awal, jadi pemakainnya dihitung berdasarkan batas limitnya" Begitu terang si petugas yang memeriksa KWH.

 "Ini di pakai dulu saja tidak apa-apa, Bu. Besok akan kami ganti KWH nya".

 

Tidak sampai 30 menit KWH sudah terpasang.

Kemudian ke-esokan harinya datang dua orang petugas untuk mengganti KWH yang rusak. Tidak sampai 30 menit KWH sudah terpasang. Selesai pemasangan, petugas memberikan berita acara untuk ditandatangani. Dan tidak di pungut biaya sama sekali ya, karena kerusakan juga bukan dari kita, tapi dari PLN-nya.

 

Setelah KWH berjalan, sehari meteran berjalan kurang lebih di angka 1,5-2. Jika di kalikan 30 hari maka  sekitar 45-60 pemakaian listriknya. Tapi karena kemarin memakai batas limit, di hitung 100. Lumayan juga ya selisihnya, bisa buat jajan cimol, cireng, cilok, dkk sampe kenyanggg. HAHAHA


Yang kami kesalkan adalah, PLN tidak kunjung datang untuk mengecek, sampai petugas pencatat KWH datang untuk mencatat tagihan berikutnya. Sehingga menggunakan batas limit tersebut, sedangkan kami sangat menghemat listrik. Lampu saja yang hidup saat malam hari hanya lampu teras dan lampu ruang tengah. Selebihnya dipakai jika digunakan. Magicom juga sudah tidak digunakan. Listrik di Rumah yang hidup 24 jam hanya Kulkas, itupun kulkas hemat listrik karna hanya 84 Watt.

Hikmah yang dapat diambil adalah, Jika KWH tidak jalan, baik pra-bayar maupun pasca bayar segera menghubungi PLN. Jika sudah satu minggu petugas tidak kunjung datang, hubungi saja terus-terusan sampai mereka datang.

Karena, jika tidak segera di cek takutnya kalau kita pakai ada yang rusak, dan ternyata konslet bisa membahayakan. Atau bisa jadi dikira kita mempermainkan meteran listrik yang berujung terkena denda. Saat pertama kali tersadar KWH listrik tidak jalan, saya mulai googling sana sini, lihat video-video di youtube juga, ternyata yang menemui kendala KWH tidak jalan ini banyak sekali. Dan kebanyakan juga mengeluhkan petugas PLN tidak kunjung datang untuk mengecek.

Jadi, jangan tunggu berlarut-larut, dari pada kenapa-kenapa mending rajin-rajin menelpon petugas PLN, atau kalau ada waktu, bisa langsung ke kantor PLN-nya, supaya tidak berlarut-larut.


Terimakasih sudah membaca uneg-uneg dan pengalman baru saya tentang per-listrikan, semoga ada manfaat yang bisa di ambil :)

Post a Comment

0 Comments